Oleh: Jabal Ali Husin Sab Bagi Arthur Schopenhauer, kehendak buta dan ketidaksadaran yang menentukan manusia, dunia dan sejarahnya. Baginya, akal budi manusia dikuasai oleh kehendak. Kehendak ibarat orang kuat yang buta mengangkat orang lumpuh yang dapat melihat. Manusia, dunia dan sejarah digerakkan oleh kehendak buta yang irasional tersebut. Kehendak yang tanpa alasan logis.kehendak irasional yang tak dapat benar-benar dipahami. Hidup manusia mengalami penderitaan karena kehendak yang menuntut untuk dipuaskan tak kunjung mendapat apa yang ia inginkan. Dan kehendak tidak punya tujuan akhir, ia senantiasa menghendaki. Akibatnya selalu ada penderitaan. Pemuasan satu keinginan menuntutnya untuk minta dipuaskan pada keinginan yang lain. Hal tersebut terjadi secara terus menerus hingga tidak ada kepuasan akhir. Hal inilah yang membuat Scopenhauer melihat secara pesimis hakikat kehidupan sebagai sebuah penderitaan yang tak kunjung henti. Ide tentang penderitaan juga...
Oleh: Jabal Ali Husin Sab Istilah worldview berasal dari istilah bahasa Jerman Weltanschauung . Dalam kamus Merriam-Webster diartikan sebagai “a comprehensive conception or apprehension of the world especially from a specific standpoint.” Dalam Oxford Dictionaries diartikan sebagai “a particular philosophy or view of life.” Secara etmologi, Weltanschauung berasal dari kata dalam bahasa Jerman: welt yang berarti dunia dan Anschauung yang berarti persepsi; persepsi tentang dunia. Pada dasarnya tiap-tiap peradaban memiliki worldview sendiri. Dimana worldview sebagai sebuah konsep pandangan terhadap realitas menjadi landasan berpikir dan panduan dalam memaknai realitas. Meski menggunakan istilah yang sama, namun pemaknaan istilah worldview telah melahirkan konsep-konsep tentang worldview yang berbeda-beda. Dilihat dari pengertian dasarnya yang melandasi alur pikir manusia dalam memahami realitas, maka konsep worldview penting untuk diketahui dari sejarah lahirnya konsep ...